Papua, Beritake.com — Kepedulian dan kasih TNI kembali nyata di Tanah Papua. Satgas Yonif 521/DY hadir membawa pesan damai, harapan, dan rasa aman bagi masyarakat dalam suasana perayaan Natal sekaligus menyambut Tahun Baru 2026 (29/12/2025).
Melalui pendekatan humanis, personel Satgas Yonif 521/DY melaksanakan berbagai kegiatan sosial, mulai dari pembagian sembako, layanan kesehatan gratis, hingga bantuan perlengkapan kebutuhan dasar masyarakat. Kegiatan ini bertujuan membangun kedekatan emosional, mempererat persaudaraan, serta menebar sukacita di tengah warga.
Sebagai bagian dari tugas pengamanan kewilayahan, Satgas Yonif 521/DY menegaskan kehadiran negara di tengah masyarakat Papua. Tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, Satgas juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga.

Pembagian paket sembako dilakukan secara door to door ke rumah-rumah warga yang membutuhkan. Cara ini menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus membuka ruang komunikasi yang akrab antara TNI dan masyarakat.
Danpos Napua, Kapten Inf Suratno, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan teritorial (Binter) merupakan tugas utama TNI dalam mempererat kemanunggalan dengan rakyat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dan menjadikan TNI sebagai bagian dari kehidupan warga sehari-hari,” ujarnya.
Antusiasme dan rasa syukur tampak dari warga yang menerima bantuan. Mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Satgas Yonif 521/DY yang selama ini konsisten hadir dan peduli terhadap kondisi masyarakat.


Sementara itu, Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI.
“Kami ingin menanamkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat bahwa negara hadir, peduli, serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Papua,” ungkapnya.
Berbagai kegiatan sosial tersebut menegaskan komitmen Prajurit Macan Kumbang (Yonif 521/DY) untuk tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Papua, membawa kasih dan harapan, demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan penuh kebersamaan. (*Red/Yonif 521/DY)











Komentar