Simalungun, Beritake.com – Kepolisian Resor (Polres) Simalungun menegaskan komitmennya dalam mewujudkan transformasi Polri yang Presisi dan berpihak kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., dalam kegiatan Konferensi Pers Rilis Akhir Tahun 2025 yang digelar di Aula Andar Siahaan, Mako Polres Simalungun, Selasa (30/12/2025) sore.
Dengan mengusung tema “Aktualisasi Transformasi Polri Untuk Masyarakat”, Kapolres menekankan bahwa transformasi Polri bukan lagi sebatas jargon, melainkan telah diwujudkan dalam bentuk kinerja nyata, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Simalungun sepanjang tahun 2025.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada hari yang sama, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk merepresentasikan capaian konkret Polres Simalungun dalam mengimplementasikan kebijakan transformasi Polri secara nasional.
“Tema ini menegaskan bahwa transformasi Polri sudah diaktualisasikan, bukan sekadar rencana. Data dan fakta yang disampaikan Kapolres menunjukkan perubahan nyata dalam pelayanan, penegakan hukum, dan kedekatan Polri dengan masyarakat,” ujar AKP Verry Purba.
Kegiatan rilis akhir tahun tersebut dihadiri lengkap oleh jajaran pimpinan Polres Simalungun, di antaranya Wakapolres KOMPOL Edi Sukamto, S.H., M.H., Kabag Ops KOMPOL M. Manik, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Herison Manullang, S.H., Kasat Narkoba AKP Charles N. Nababan, S.H., serta para perwira dan personel Unit Jatanras. Kehadiran penuh jajaran pimpinan menunjukkan soliditas internal dan kesamaan visi dalam menjalankan transformasi Polri.

Dalam paparannya, Kapolres menjelaskan bahwa transformasi Polri di Simalungun berlandaskan pada tiga pilar utama Polri Presisi, yakni Prediktif, Responsibilitas, dan Berkeadilan. Ketiga pilar tersebut, menurut Kapolres, telah diimplementasikan secara konsisten dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
Sepanjang tahun 2025, Polres Simalungun mencatat berbagai capaian positif. Data menunjukkan terjadinya penurunan angka kriminalitas, peningkatan kecepatan respons terhadap laporan masyarakat, serta meningkatnya tingkat kepuasan publik terhadap pelayanan kepolisian.
Salah satu contoh konkret implementasi transformasi Polri adalah keberhasilan Satreskrim Polres Simalungun mengungkap kasus pembunuhan dalam waktu kurang dari empat jam. Keberhasilan tersebut menjadi bukti respons cepat dan profesional aparat kepolisian dalam menangani perkara serius tanpa mengabaikan prinsip keadilan dan prosedur hukum.
Di bidang pemberantasan narkoba, Polres Simalungun juga menerapkan pendekatan yang lebih humanis. Selain menindak tegas jaringan pengedar, kepolisian turut mendorong rehabilitasi bagi pengguna narkoba sebagai bagian dari pendekatan hukum yang berkeadilan.
Selain penegakan hukum, Kapolres juga memaparkan sejumlah program inovatif yang dijalankan sepanjang 2025, seperti Jumat Curhat, Jumat Berkah, digitalisasi layanan pengaduan masyarakat, serta penguatan community policing. Program-program tersebut dinilai efektif dalam membangun komunikasi dua arah dan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Kapolres menegaskan bahwa inti dari transformasi Polri tidak hanya terletak pada sistem dan teknologi, tetapi pada perubahan pola pikir seluruh personel agar lebih berorientasi pada pelayanan dan kepercayaan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif sebagai mitra kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Simalungun. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif.
Kegiatan rilis akhir tahun ini turut dihadiri insan pers yang bertugas di wilayah Simalungun. Polres Simalungun mengapresiasi peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi dan kinerja kepolisian kepada masyarakat secara transparan.
Menutup rilis akhir tahun, Kapolres menyampaikan optimisme menyongsong tahun 2026 dengan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat transformasi Polri, dan menghadirkan institusi kepolisian yang semakin profesional, modern, serta dipercaya masyarakat.
Sementara itu, Kasi Humas menegaskan bahwa tema “Aktualisasi Transformasi Polri Untuk Masyarakat” bukan hanya slogan tahunan, melainkan komitmen berkelanjutan Polres Simalungun dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat secara konsisten dan bertanggung jawab.
(*S Hadi Purba Tambak)











Komentar