Cara Menggunakan Kompas Bagian 3/3: Menemukan Arah ketika Tersesat

Cara Menggunakan Kompas Bagian 3/3: Menemukan Arah ketika Tersesat – ini merupakan bagian terakhir cara menggunakan kompas. Pada bagian ini saya akan membahas bagaimana cara anda menemukan arah ketika salah jalan atau tersesat. karena ini bagian terakhir anda saya sarankan untuk membaca artikel sebelumnya Memahami Dasar-dasar Kompas dan Cara Menggunakan Kompas.

Cara Menemukan Arah ketika Tersesat

1. Pilih tiga tanda lanskap yang menonjol yang bisa Anda lihat sekaligus temukan pada peta Anda

 
Salah satu hal yang paling sulit dan canggih yang dapat Anda lakukan dengan kompas, tapi salah satu yang paling penting, adalah mencari tahu di mana Anda berada ketika Anda tidak tahu lokasi Anda yang tepat di peta. 
 
Dengan lokasi tanda khas yang dapat Anda lihat pada peta Anda, idealnya yang tersebar secara luas di seluruh bidang pandang sebisa Anda, Anda bisa menemukan diri Anda terorientasi kembali.

 

Tips Ketika Tersesat


2. Tujukan arah panah perjalanan di tamda pertama. Kecuali jika tandanya di sebelah utara dari Anda, jarum magnet akan berputar ke satu sisi

Putar dial derajat sampai panah penunjuk sejajar dengan ujung utara dari jarum magnetik. Setelah mereka selaras, ini akan memberitahu Anda di mana arah panah perjalanan Anda menunjuk. Koreksikan deklinasi, tergantung pada daerah Anda.

3. Transposisikan arah tanda ke peta Anda

Tempatkan peta Anda pada permukaan horizontal dan kemudian tempatkan kompas pada peta sehingga panah penunjuk menunjuk ke utara sejati pada peta. Kemudian, geser kompas sehingga tepinya melewati tanda di peta, sementara panah penunjuk terus menunjukkan utara.

4. Triangulasikan posisi Anda

Tarik garis sepanjang tepi kompas dan melalui perkiraan posisi Anda. Ini adalah garis yang pertama dari tiga garis yang akan Anda tarik untuk menemukan posisi Anda dengan membentuk segitiga dengan dua tanda lainnya.

Ulangi proses ini untuk dua landmark lainnya. Setelah selesai, Anda akan memiliki tiga jalur yang membentuk segitiga di peta Anda. Posisi Anda itu di dalam segitiga ini yang ukurannya tergantung keakuratan arah Anda. Arah yang lebih akurat mengurangi ukuran segitiga dan, dengan banyak latihan, Anda bisa saja mendapatkan garis yang berpotongan pada satu titik.

Tips

Anda dapat juga memegang kompasnya tepat ke badan Anda dengan memegang sisi baseplate di antara kedua tangan Anda (membentuk L dengan ibu jari Anda) dan menjaga siku Anda menempel di sisi Anda. Berdirilah menghadapi objek tujuan Anda, tatap lurus ke depan, dan paskan diri Anda dengan objek itu yang Anda gunakan untuk mendapatkan arah Anda.

Garis imajiner yang memanjang dari badan Anda akan melalui kompas Anda searah dengan jarum perjalanannya. Anda bahkan dapat meletakkan ibu jari Anda (ujung kompasnya bersandar padanya) di depan perut Anda untuk mempertegar pegangan Anda. Pastikan saja Anda tidak memakai pengancing ikat pinggang dari logam yang besar atau bahan magnetik lainnya dekat engan kompas ketika melakukan ini.

Seringkali lebih mudah menggunakan fitur lanskap di dekat Anda untuk menentukan posisi Anda yang tepat. Triangulasi itu lebih berguna jika Anda benar-benar tersesat atau di daerah yang kosong tanpa fitur.

Percayai kompas Anda: 99,9% kesempatan ia menunjukkan arah yang benar. Banyak lanskap yang tampak mirip, jadi sekali lagi, PERCAYAI KOMPAS ANDA.

Untuk keakuratan maksimal, pegang kompas setinggi mata Anda dan lihat arah panah perjalanan untuk menemukan tanda lanskap, titik panduan, dll.

Ujung kompas biasanya ditandai dengan garis merah atau hitam. Ujung utara biasanya ditandai dengan N (U), tapi jika tidak, coba cari tahu yang mana yang utara dengan mengorientasikan kompas Anda ke utara atau selatan relatif terhadap matahari.

Demikian artikel Cara Menggunakan Kompas Bagian 3/3: Menemukan Arah ketika Tersesat semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*