Cara Menggunakan Kompas Bagian 1/3: Memahami Dasar-dasar Kompas

Cara Menggunakan Kompas Bagian 1/3: Memahami Dasar-dasar Kompas – Menggunakan kompas tentu harus dengan cara yang benar. Pada kali ini saya akan berbagi tatacara menggunakan kompas secara benar yang saya bagi menjadi 3 bagian yaitu : Memahami Dasar-dasar penggunaan kompas, Menggunakan kompas, dan Cara menemukan arah ketika tersesat.

Sebelum menggunakan kompas maka yang harus dilakukan  adalah memahami dasar-dasar kompas terlebih dahulu. Berikut saya rangkumkan dasar-dasar kompas yang hendaknya anda tau;

Gambar: Cara Menggunakan Kompas


1. Pahami tata letak dasar kompas

 
Walaupun desain kompas itu berbeda, namun setiap kompas mencakup jarum magnet yang mengarahkan dirinya ke medan magnet di Bumi. Kompas lapangan dasar, juga kadang-kadang disebut kompas baseplate, berfitur komponen sederhana berikut yang seharusnya Anda membiasakan diri dengan istilah-istilah tersebut.

 

Istilah-istilah yang dipakai dalam kompas 

 

  • Baseplate adalah piringan plastik yang jernih tempat kompas tertanam.
  • Panah arah perjalanan adalah panah di baseplate yang menunjuk arah kebalikan dari kompas.
  • Rumah kompas adalah lingkaran plastik yang jernih yang menampung jarum kompas magnet.
  • Dial derajat adalah dial yang dapat diputar yang mengitari rumah kompas yang menampilkan seluruh 360 titik derajat dalam lingkaran.
  • Jarum magnet adalah jarum berputar dalam rumah kompas.
  • Panah penunjuk adalah panah non-magnetik dalam rumah kompas.
  • Garis penunjuk adalah garis dalam rumah kompas yang berjalan sejajar dengan panah penunjuk.

 

 

2. Pegang kompas dengan benar

Tempatkan kompas datar pada telapak tangan Anda dan telapak tangan di depan dada Anda. Ini adalah sikap yang tepat untuk kompas ketika bepergian. Jika Anda membaca peta, tempatkan peta pada permukaan yang datar dan tempatkan kompas di peta untuk mendapatkan pembacaan yang lebih akurat.

3. Temukan arah mana yang Anda hadapi

Sebagai latihan dasar cepat untuk mengorientasikan diri, ada baiknya untuk mengetahui arah mana yang sedang Anda hadapi atau jalani. Lihatlah jarum magnetik. Ini harus berayun ke satu sisi atau sisi lainnya, kecuali jika Anda menghadapi Utara.

  1. Putar dial derajat sampai panah penunjuk sejajar dengan panah magnetik, arahkan mereka berdua ke Utara, dan kemudian temukan arah kasar yang Anda hadapi dengan melihat panah arah perjalanan. Jika panah arah perjalanan sekarang antara N (U) dan E (T), misalnya, berarti Anda menghadapi Northeast (Timur Laut).
  2. Cari di mana panah arah perjalanan berpotongan dengan dial derajat. Untuk mendapatkan pembacaan yang lebih akurat, lihat secara dekat penanda derajat pada kompas. Jika memotong di 23, berarti Anda menghadap 23 derajat dari Timur Laut.

4. Pahami perbedaan antara Utara Sejati  dengan Utara Magnetik

Walaupun mungkin tampaknya membingungkan bahwa ada dua jenis “Utara,” itu adalah perbedaan dasar yang dapat pelajari Anda dengan cepat, dan ini merupakan bagian informasi yang penting untuk dipelajari agar menggunakan kompas dengan benar.

  • Utara Sejati atau Utara Peta mengacu pada titik di mana semua garis bujur bertemu di peta, di Kutub Utara. Semua peta itu ditata dengan sama, dengan Utara Sejatinya di bagian atas peta. Sayangnya, karena variasi-variasi dalam medan magnet, kompas tidak akan menunjuk ke Utara Sejati, melainkan akan menunjuk ke Utara Magnetik.
  • Utara Magnetik mengacu pada kemiringan medan magnet, sekitar sebelas derajat dari kemiringan sumbu bumi, sehingga menghasilkan perbedaan antara Utara Sejati dengan Utara Magnetik sebesar 20 derajat di beberapa tempat. Tergantung di mana Anda berada di permukaan bumi, Anda harus memperhitungkan pergeseran Magnetik untuk mendapatkan pembacaan yang akurat.

Walaupun perbedaan mungkin tampak kecil, perjalanan menyimpang satu derajat saja untuk jarak satu mil (1,6 km) akan menjadikan Anda menyasar sekitar 30 m (100 feet) keluar dari jalur. Pikirkan betapa menyasarnya Anda jadinya setelah sepuluh atau dua puluh mil. Sangat penting untuk mengkompensasi dengan mempertimbangkan deklinasi.

5. Pelajari mengoreksi deklinasi

Deklinasi mengacu pada besar perbedaan Utara pada peta dengan Utara pada kompas di suatu titik tertentu, mengingat medan magnet bumi. Agar lebih mudah menggunakan kompas, Anda dapat mengoreksi deklinasi baik dengan menambahkan atau mengurangi deklinasi dari arah Anda dalam satuan derajat, tergantung pada apakah Anda mengambil arahnya dari peta atau dari kompas, dan apakah Anda berada di daerah dengan deklinasi Timur atau deklinasi Barat.

Perhatikan hal-hal berikut :
Di AS, garis nol deklinasi memanjang melalui Alabama, Illinois, dan Wisconsin, dengan sedikit diagonal. Sebelah timur garis itu, deklinasi berorientasi ke arah Barat, yang berarti bahwa Utara Magnetik terletak beberapa derajat ke Barat terhadap Utara Sejati. Sebelah barat garis itu, yang terjadi adalah sebaliknya. Ketahui deklinasi di daerah tempat Anda akan melakukan perjalanan sehingga Anda dapat mengompensasikannya.
Misalkan Anda mengambil arah dari kompas di daerah dengan deklinasi Barat. Anda akan mengurangi besar derajat yang diperlukan untuk mendapatkan arah yang benar yang sesuai pada peta Anda. Di daerah dengan deklinasi Timur, Anda justru akan menambahkan derajat.
Demikian artikel Cara Menggunakan Kompas Bagian 1/3: Memahami Dasar-dasar Kompas semoga bermanfaat.
Selanjutnya : Cara Menggunakan Kompas Bagian 2/3: Menggunakan Kompas

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*